Langsung ke konten utama

Postingan

Dendy R Hardiansyah : “Menulis Dengan Emosi”

Jika berbicara tentang puisi, mungkin aku adalah salah satu orang yang akan sangat antusisa dengan hal tersebut. Walaupun aku sendiri bukanlah orang yang mahir membuat puisi, tetapi aku adalah salah satu dari sekian banyak penikmat puisi yang ada di muka bumi. Entah mengapa setiap rangkaian kata yang terkandung dalam setiap puisi selalu berhasil membuatku tehanyut dalam emosi yang ada di dalamnya. Bukan hanya terhanyut, tetapi pastinya penasaran dengan penulisnya, dan bagaimana ia bisa merangkai kata sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah frasa-frasa yang sangat indah. Beruntung sekali rasanya aku bisa berbincang-bincang dengan salah satu penulis buku antologi, walaupun hanya melalui smartphone. Buku antologi adalah buku yang berisi tentang kumpulan-kumpulan puisi. Buku yang aku maksud disini adalah buku yang berjudul “Senja Pukul Lima”, hasil karya Dendy Rizal Hardiansyah. Sering dipanggil dengan sebutan ‘Mas Dendy’, pria kelahiran Trenggalek ini mengaku mulai menyukai seni ...

Galih Wicaksono Membawa Nama Untirta ke Negeri Ginseng

Lagi-lagi saat ini Untirta sedang dilanda kisruh mengenai fasilitas kampus yang masih terbilang minim. Persoalan mengenai fasilitas lahan parkir yang baru merupakan isu yang sedang ramai diusut dan dibicarakan. Walaupun sudah adanya kepastian mengenai perpindahan menuju lahan kampus baru yanglebih memenuhi standar, tetapi sebagian besar mahasiswa masih merasa resah dan pesimis bahwa Untirta minimal dapat dikenal seperti universitas negeri yang lebih ternama lainnya. Jika Untirta masih belum bisa dikenal dari segi fisik kampusnya, maka apa yang dapat membuat Untirta dikenal banyak orang? Jawabannya adalah kita, dimulai dari kualitas dan mobilitas mahasiswanya lah Untirta perlahan-lahan akan dikenal oleh orang lain. Salah satu contohnya adalah Galih Wicaksono, atau yang akrab dipanggil Galih. Dia adalah seorang mahasiswa Untirta yang turut membantu dalam mengembangkan nama Untirta. Bukan hanya dalam lingkup Nasional, tetapi bahkan sampai pada lingkup Internasional. Pria yang tenga...

Samar-Samar Dies Natalis 35 Tahun Untirta

Peringatan Dies Natalis Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap tahun guna memperingati milad Untirta yang jatuh pada tanggal 1 Oktober. Acara Dies Natalis ini biasanya dikemas dalam bentuk rangkaian acara, dimulai dari pra Dies Natalis, sampai pada acara puncak Dies Natalis tersebut. Rangkaian acara yangdiadakan berbeda-beda setiap tahunnya, seperti halnya pada tahun 2015, salah satu rangkaian acara Dies Natalis Untirta adalah mengadakan Sidang Senat Terbuka. Sedangkan pada tahun 2014, perayaan Dies Natalis Untirta dikemas dengan mengadakan Untirta Education Expo yang terdiri dari acara parade band pelajar, pameran produk wisata kuliner, pameran pendidikan, job fair, dan lain-lain. Masih banyak lagi acara yang diadakan guna memperingati Dies Natalis Untirta dalam kurun waktu 5 tahun terakhir. Begitupun di tahun 2016, peringatan Dies Natalis Untirta yang ke 35 tahun kembali digelar. Sederetan acara yang dapat dikatakan cukup besa...

Romantisme Kota Bandung

“Halo halo Bandung Ibu Kota Periangan Halo halo Bandung Kota kenang-kenangan Sudah lama beta tidak berjumpa dengan kau Sekarang sudah menjadi lautan api Mari bung, rebut kembali ”     Bandung, kota yang terkenal dengan sebutan Kota Kembang ini bagi saya memang nampak seperti 'kembang' yang sesungguhnya. Entah mengapa, sensasi yang saya rasakan ketika berada di kota ini sama persis ketika saya membayangkan berada di padang bunga yang indah. Sejuk, tentram, dan damai, tiga kata yang pantas menggambarkannya. Saya menyukai kota ini sejak saya masih berusia 7 tahun. Hal utama yang membuat saya menyukai Kota Bandung adalah udaranya yang sejuk, jauh berbeda dengan kota yang saat ini saya tinggali. Suasananya pun sangat mendukung, rasa nyaman selalu meresap di dalam diri saya tiap kali saya berada di Bandung. Ditambah lagi dengan latar belakang keluarga saya yang memang memiliki darah Sunda pastinya menambah kecintaan saya terhadap kota ini. Sepertinya suda...