Jika berbicara tentang puisi, mungkin aku adalah salah satu orang yang akan sangat antusisa dengan hal tersebut. Walaupun aku sendiri bukanlah orang yang mahir membuat puisi, tetapi aku adalah salah satu dari sekian banyak penikmat puisi yang ada di muka bumi. Entah mengapa setiap rangkaian kata yang terkandung dalam setiap puisi selalu berhasil membuatku tehanyut dalam emosi yang ada di dalamnya. Bukan hanya terhanyut, tetapi pastinya penasaran dengan penulisnya, dan bagaimana ia bisa merangkai kata sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah frasa-frasa yang sangat indah. Beruntung sekali rasanya aku bisa berbincang-bincang dengan salah satu penulis buku antologi, walaupun hanya melalui smartphone. Buku antologi adalah buku yang berisi tentang kumpulan-kumpulan puisi. Buku yang aku maksud disini adalah buku yang berjudul “Senja Pukul Lima”, hasil karya Dendy Rizal Hardiansyah. Sering dipanggil dengan sebutan ‘Mas Dendy’, pria kelahiran Trenggalek ini mengaku mulai menyukai seni ...